Tampilkan postingan dengan label Kebatinan dan Meningkatkan kekuatan Sukma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebatinan dan Meningkatkan kekuatan Sukma. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Maret 2020

LAKU MENDAPATKAN ILHAM

4 Laku mendapatkan Ilham

Sepanjang perjalanan saya dalam mengamati spiritual, dari sudut pandang kebatinan, kejawen, tasawuf dan lainya. Banyak dari para pelaku spiritual itu mendapatkan ilham, ilmu laduni ataupun sejenisnya.
Meski banyak yang sudah menjalani spiritual, namun tak banyak yang pernah pendapatkan ilmu secara ilham atau ilmu laduni, bahkan meskipun terkadang dari mereka melakulan laku tirakat tertentu.

Puncak terpenting dari semua laku adalah kehening, ening atau kekosongan.
Apapun lakunya jika pikiranya tidak bisa hening maka tidak akan berhasil.
Laku mengheningkan pikiran tidak bisa di capai dengan mudah, buktinya banyak yang tidak bisa.
Banyak para pelaku kebatinan harus melatih diri ketempat yang suwung. Sedangkan para pelaku tasawuf menyebutnya kholwat.
Tujuanya adalah sama yaitu memcapai keheningan. Mengosongkan segalanya yang ada di pikiran kita, sehingga akan masuk ilham2 dari alam maupun dari Tuhan.

Kitab tanpo tulis adalah sebiah filosofi di mana kita membaca ilmu dari alam maupun dari ilham yang kita dapat. Sehingga ilmu ini adalah ilmu yang kita dapat sendiri secara langsung. Biasa di sebut ilmu kaweruh.

Mengheningkan pikiran di rumah dan tempat2 kebiasaan kita sangatlah susah apalagi yang memiliki problem hidup, memiliki tangungan hidup, mimiliki hutang, miemikirkan pekerjaan dan banyak lagi.

Untuk itu jika kita pergi menyepi membutuhkan waktu yang lama, terkadang kita tidak bisa melakukanya karena ada tangung jawab sosial.

Untuk itu penulis memiliki 4 cara mencapai keheningan agar mudah mendapatkan ilham.
Yaitu
1. Mengurangi makan
2. Mengurangi tidur
3. Mengurangi bicara
4. Menghidupkan batin dengan zikir.

Bila mana kita melatih diri melakukan 4 hal di atas, maka akan mudah ilham masuk ke dalam pikiran kita, kita mudah tercerahkan oleh ilmu2 alam. Mudah mendapatkan ilmu2 secara gaib, baik secara mimpi ataupun langsung.
Juga mudah di temui para Wali medapat wejangan dan mendapat ilmu secara langsung dari beliau.

Namum cara di atas harus di lakukan setiap hari, dengan otomatis pikiran anda akan tenang, orang yang mengurangi tidur juga akan mudah peka ke alam gaib.
Tidak perlu japa mantra atau doa. Zaman dulu banyak orang bisa berinteraksi dengan gaib tanpa japa mantra, cukup dengan mengheningkan diri.

Orang yang mengurangi makan tidak akan mudah marah, juga tidak akan gampang serakah pada duniawi.
Orang yang mengurangi bicara akan mudah memahami kondisi alam semesta, kondisi orang2 di sekitar anda, karena pikiran bawah sadar akan lebih bekerja lebih banyak dari pada pikiran sadar. Akan menganalisa mengunakan perasaan dari pada logika.

Orang yang menghidupkan batinya dengan zikir atau mengingat Tuhan akan selalu memancar cahaya dalam tubuhnya, sehingga banyak orang2 suci yang akan memperhatikanya, dan bisa2 di perhatikan, di bantu dan di bimbing. Juga banyak khodam2 suci yang secara otomatis akan membantu kita, ingin ikut dengan kita, belajar dari gerak gerik kita. Baik itu khodam suci dari alam, ataupun khodam suci miliki orang2 suci terdahulu.

Minggu, 23 Februari 2020

DASAR LAKU KEBATINAN

Mengawali laku kebatinan

Banyak orang yang dalam pikiranya ingin mempelajari ataupun memperdalam kebatinan, entah karena tertarik secara rasa ataupun hanya ingin mencoba atau ikut ikutan saja. Karena orang yang melakukan laku kebatinan rata rata memiliki tingkat ketenangan yang lebih tinggi, mampu mengontrol jiwa dan pikiran mereka, menyelaraskan apa yang di lakukan, di ucap, di pikirkan, di niatkan dan di rasakan.

Karena semua tindakan manusia akan menjadi baik ketika tindakan dan ucapan sesuai dengan niatan, pikiran dan perasaan. Itu adalah alat manusia dalam menangani sebuah keadaan.

Ketika manusia tidak mampu menyelaraskan kelima itu, maka akan mudah terbawa hawa nafsu, tidak singkron dengan pikiranya.
Ketika ia menemukan uang milik seseorang terjatuh, kemudian di hatinya ada niatan ingin mengembalikan uang tadi, namun pikiranya berfikir bahwa di ambil tidak apa2 lagian juga kita membutuhkanya. Maka dalam kondisi itu tindakan anda akan menentukan kepribadian anda. Bila anda mengembalikan uang tersebut maka diri anda selaras dengan perasaan anda. Namun bila anda ambil maka tidak lagi sesuai dengan perasaan anda. Mungkin di situ anda akan mendapatkan sedikit kegelisahan ketika anda ambil. Ya itu karena diri anda tidak singkrol antara perasaan, pikiran dan tindakan.

Bagi orang yang benar benar mendalami kebatinan maka mereka akan melakulan sesuai kata hati mereka, sesuai perasaan mereka sehingga tidak di kendalikan oleh hawa nafsu. Kehidupan mereka tidak mudah gelisah dan bimbang.
Orang orang kebatinan juga lebih kalem dan tenang ketika berbicara, itu juga menjadi sebab banyak orang ingin mempelajari kebatinan.

Namun bagi mereka yang belum sama sekali mengetahui kebatinan itu seperti apa, maka di sarankan untuk mencari guru kebatinan yang sudah ahli dan bisa membimbing dengan baik dan tertata.

Penulis di sini membagikan wawasan mengenai pembelajaran dasar mempelajari kebatinan.

Apa itu kebatinan?
Kebatinan adalah segala sesuatu aspek dalam diri manusia yang berhubungan dengan batin manusia dan perasaan manusia. kebatinan itu sebenarnya seringkali dialami oleh manusia baik itu secara sadar ataupun tidak. Banyak orang orang jawa yang dalam keseharianya melakukan kebatinan, meskipun tidak di sadari.

Kebatinan berhubungan erat dengan kehidupan manusia sehari hari terutama tentang kesadaran manusia dan juga berhubungan erat dengan kerohanian.

kebatinan yang terhubung dengan kerohanian contohnya adalah ketika kita berdoa kepada Tuhan maka doa itu kita batin kita rasakan dan kita jiwai. tidak hanya sekedar diucap lisan saja. tapi kita batin dan benar-benar dirasakan. diucapkan pun juga bisa selama perasaan dan jiwa kita juga melakukanya. misal saja kita berdoa meminta kesehatan maka ketika kita berdoa Kita juga menjiwai kesehatan itu kita benar-benar mengharapkan kesehatan itu dan benar-benar merasakan kesehatan itu. nah di situlah bentuk kebatinan .

kebatinan sendiri juga adanya perasaan yang terhubung dengan Tuhan di situ adalah situ juga disebut kebatinan jadi rasa kita itu dihubungkan dengan Tuhan itu adalah kebatinan Ketuhanan yang cukup tinggi tingkatannya. Biasa di lakukan oleh orang orang yang sudah menjalani kebatinan cukup lama.

Sedangkan dalam keseharian, kebatinan sendiri mencakup banyak hal juga termasuk ketika kita mendapatkan sesuatu, kemudian kita  syukuri. Nah ketika kita bersyukur tidak hanya di ucap di mulut saja. Melainkan juga dengan batin kita dan perasaam kita. Di situlah letak kebatinan manusia.

Jadi kebatinan sendiri sifatnya lebih dalam, berhubungan dengan batin dan perasaan anda.
Orang yang berdoa mengunakan perasaanya, bersyukur dengan perasaanya, memberi karena rasa menolong sesama mahluk tuhan,  menerima semua kehendak tuhan pada dirinya, menghubungkan dirinya dengan Tuhan setiap waktu /eleng pada Tuhan setiap saat. Semua itu adalah bentuk dari kebatinan.

Ketika ada orang ingin berbuat jahat, kemudian ia ingat pada tuhan dan merasa di awasi Tuhan, maka di situlah bentuk kebatinan. Perasaanya selalu eleng lan waspodo.

Tujuan kebatinan?
Tujuan kebatinan adalah untuk mencapai kehidupan manusia yang sebenarnya sesuai qodrat manusia. Untuk memcapai kehidupan yang tentram, damai dalam hati, perasaan dan pikiran, selalau merasa bersyukur, tidak terkengkang oleh hal hal yang bersifat duniawi dan rayuan.
Segala aspek selalau di hubungkan dan di kait kaitkan dengan Tuhan.

Manusia yang selalu terpengaruh oleh hawa nafsu belum bisa menjalani kebatinan, katena kebatinan itu sifatnya mengenadilkan hawa nafsu. Makan meskipun sederhana selama bisa kumpul keluarga hatinya merasa tentram, bahagia dan bersyukut.
Makan apapun selalu di syukuri.
Puncak tujuan pencapaian kebatinan ini adalah kebahagiaan dunia dan setelah kematian.

Jumat, 23 Agustus 2019

LAKU MEMGUATKAN SUKMA YANG SEDERHANA

Laku menguatkan sukma


1. Puasa weton
2. Sesuguh pada sedulur papat
3. Doa untuk sedulur papat dan sukma

Ketiga laku di atas adalah laku sederhana yang bisa kita lakulan dengan mudah. Meskipun laku di atas tidak dapat meningkatkan kekuatan sukma secara drastis.
Sengaja saya menulis ini karena memang laku menguatkan sukma sangatlah penting bagi manusia, karena sebagian besar manusia mengabaikan hal ini, sehingga setelah kematianya banyak roh dan sukma manusia kesasar ke alam yang tidak seharusnya.

Sebagai contoh banyak sukma sukma manusia setelah kematianya mereka kesasar ke alam jin, sehinga kemudian di bawa jin di jadikan budak, di siksa dan banyak lagi.
Ada juga sukma sukma manusia itu kesasar ke alam hewan, masuk ke raga hewan dan menyatu dengan kehidupan hewan.

Lalu bagai mana dengan roh yang kesasar? Seperti yang di tembangkan di syi,ir roh milik gus dur.
Untuk pembahasan roh ini sangat sensitif, untuk itu tidak di bahas secara umum. Karena pada dasarnya roh manusia sendiri ada banyak tidak hanya satu saja. Yang nantinya kesasar adalah salah satu atau lebih dari salah satu roh manusia.

Ada pula sukma yang kesasar ke alam jin akibat perjanjian manusia dengan bangsa jin. Seperti perjanjian untuk pesugihan, penglarisan, kesaktian dsb.
Orang orang yang melakukan perjanjian ini semasa akan meninggal maka sukmanya akan di jemput oleh bangsa jin. Dan akan di bawa ke alam jin yang kemungkinan besar selamanya akan di alam jin sampai kiamat tiba.
Orang2 yang melakukan perjanjian dengan bangsa jin ini cukup susah untuk di tolong, apalagi setelah kematianya.
Jika masih hidup kemungkinan masih bisa di tolong dan di hapus perjanjianya.

Alam yang seharusnya di masuki oleh sukma adalah alam sukma sendiri, yang mana tidak ada bangsa jin, kehidupanya mirib dengan kehidupan manusia, namun tidak ada siang dan malam, Tidak ada utara selatan barat dan timur. Di alam sukma ada yang berkempul dalam satu keluarga, ada yang berkumpul bersama sama antara guru dan murid. ada yang berkumpul antara raja, keturunanya dan rakyatnya. Banyak macam kehidupan di alam sukma, mereka yang hidup di masa majapahit laku kehidupan, pakaian dan tata bahasanya akan sama dengan masa hidupnya di masa majapahit. Begitu juga dengan orang orang yang hidup di zaman modern, pakaian dan laku kehidupanya tidak jauh beda dengan semasa hidup dan kesenangan semasa hidup.

Kehidupan setelah mati akan lebih panjang dan menentulan kebahagiaan atau kesengsaraan yang akan kita dapatkan, untuk itu aku menguatkan sukma adalah modal dasar untuk bekal kehidupan setelah kematianya di alam sukma.

Bekalnya jasad adalah makanan, minuman, pakaian, papan pangonan dan lainya yang berupa materi.
Sedangkan bekalnya sukma adalah energi
Dan bekalnya roh adalah kesucian.

Untuk itu ada wejangan mengenai manusia yaitu jasad untuk sehatkan, di kuatkan dan di pelihara.
Sukma untuk di kuatkan
Roh untuk di sucikan.
Roh yang suci tanpa kotoran akan mudah kembali ke alam asalnya.
Roh ilahi akan kembali ke sang Ilahi.
Roh kudus akan kemabali pada sang kudus.
Dsb

Banyak pelaku kebatinan dan spiritual yang secara tidak sengaja saat mereka melakukan laku spiritual mereka juga secara otomatis menguatkan sukma mereka. Namun pada artikel kali ini saya akan membagi wawasan mengenai laku menguatkan sukma secara langsung yang memang tujuan utamanya adalah menguatkan sukma, sehingga akan lebih maksimal hasilnya dan lebih cepat dari pada yang tidak menyadarinya.

Sebelumnya anda harus menyadarinya dan meniatkanya bahwa lalu ini memang di khususkan untuk menguatkan sukma anda. Sehingga peningkatanya akan lebih maksimal

1. Puasa weton
Pada laku pertama ini anda di anjurkan untk melakulan puasa weton atau hari jawa kelahiran anda. Misalnya seni legi.
Maka pada hari minggu jam 17.30 atau saat magrib anda harus memulai laku puasanya. Puasa weton ini di lakukan 24 jam(ngebleng) atau sehari semalam dari magrib sampai magrib.
Jadi selama 24 jam anda tidak makan dan tidak minum, lebih bagus lagi jika tidak tidur peningkatanya akn lebih besar dan berkali kali lipat dari kondisi semula.
Namun bagi pemula sebaiknya cukup puasa tidak makan dan tidak minum saja, karena laku melek sangat berat dan menguras tenaga.

Pada saat melakukan puasa weton ini saat ingin memulainya niaykan pada diri anda
"Niat ingsun Powo Weton, mosoni jiwo rogoku supoyo Teguh Rahayu selamet"

Saat melajukan laku puasa ini, alangkah baiknya malam harinya di gabung dengan laku mandi kembang 7 rupa, jam 12 malam itu lakulan mandi kembang 7 rupa, niatkan
"Niat ingsun jinabat, ados banyu kudratullah, ngedusi sedulurku papat kalimo badan, enem nyowo pitu sukmo, sah badan kari sempurno"

Atau dengan niatan
"niat ingsun adus sesuci, adus ing banyu suci,
Nyuci aken sedulurku papat kalimo sukmo, enem nyowo pitu rogo. Suci badan ingsun njobo njero" (syarat: mandinya harus dengan air sumber).

Dengan mandi di atas juga dapat menambah kekuatan sukma dan saudara gaib kita, tentunya fungsi utamanya adalah mensucikan jiwa raga kita.
Setelah mandi jangan pakek handuk, harus langsung berpakian.

Bagi anda yang tidak kuat puasa 24 jam, anda boleh puasa biasa layaknya puasa romadhon, dari sebelum subuh sampai magrib.

2. Laku kedua adalah sesuguh ke sedulur papat. yaitu mengajak makan saudara gaib kita saat kita makan.
caranya saat kita makan kita niatkan untuk mengajak saudara gaib kita untuk makan bersama.
"sedulurku ayo podo mangan"
Niatan itu saja sudah cukup, atau bisa lebih spesifik lagi
"sedulurku papat, kakang kawah, adi ari2, getih lan puser ayo podo mangan karo aku, mugi penaringan teguh rahayu slamet"

nantinya, energi dari makanan yang kita makan sedikitnya akan masuk ke saudara gaib kita, dan itu juga salah satu penambahan kekuatan bagi sukma kita. karena saudara gaib kita adalah satu kesatuan dengan sukma kita.

jika hal ini kita lakukan secara rutin, penambahanya memang kecil, tapi lama lama juga akan bertambah kuat.

3. laku mendoakan sedulur papat dan sukma
laku ini sebenarnya saya temukan sendiri, dengan tidak sengaja saya mencoba untuk mendoakan saudara gaib dan sukma saya yang saya tujukan untuk memproteksinya.
namun setelah saya amati doa yang saya arahkan tadi ternyata menambah kekuatan sukma saya, dan energi yang masuk memang membentuk proteksi bagi saudara gaib dan sukma saya.

namun perlu di ketahui bahwa laku ini mengunakan doa doa khusus dan niatan khusus, agar meningkatanya lebih cepat. Tanpa doa dan niatan khusus juga bisa seperti mengirim alfatehan ke saudara gaib kita, namun cara ini tegolong sedikit saja peningkatanya.

untuk melakukan laku ini anda harus memiliki doa doa khusus seperti doa perlindungan, asmak, hizib dan doa doa yang mengandung power yang besar.

sebelumnya anda harus meniatkan dulu
"saya berniat untuk mendokan sedulurku papat dan sukma saya, doa yang saya baca ini saya arahkan energi dan kekuatanya untuk sukma dan sedulu papatku, untuk melindunginya"
kemudian baca doa arahkan doa yang di baca sugestikan untuk melindungi saudara gaib dan sukma anda, bayangkan doa tadi masuk dan menyatu dengan sukma dan suadara gaib anda....
baca secukupnya misal baca doanya 11x/21x/41x, atau ayat kursi 11x atau alfateha 11x.

laku ini juga bisa untuk mendoakan sukma dan saudara gaib keluarga anda, atau orang lain yang ingin anda doakan.
paling bagus dan akan maksimal jika di rahkan pada keluarga terdekat, seperti istri, anak, ibu bapak, kakek dan yang terdekat lainya.
usahakan satu satu jangan di jamak.

Laku mendoakan sukma ini sangat bergantung pada kemampuan sugesti anda dan kemampuan kebatinan anda dalam mengarahkan energi sebuah doa.
Jika doa tadi tidak di di arahkan ke sukma maka doa tadi energinya akan mengisi ke raga dan menambah kekuatan spiritual di badan dan hanya sangat sedikit sekali yang akan mengisi ke sukma.
Sebuah doa yang di baca tanpa adanya unsur sugesti dan kabtinan maka energinya hanya akan mengisi ke raga saja tidk ada yang mengisi ke sukma. Namun bila mana doa tadi di lambari dengan sugesti dan kebatinan maka secara otomatis juga akan sedikit mengisi ke sukma.
Suatu contoh bila mana membaca ayat kursi, hanya di baca saja tanpa di barengi penghayatan ketuhanan maka doa tadi ada hanya mengisi ke raga saja.
Namun bila saat membaca ayat kursi di barengi dengan penghayatan ketuhanan(kita benar benar meminta perlindungan pada Allah melalui doa tadi, dan doanya tadi di sugetsikan masuk ke tubuh) maka doa tadi akan mengisi ke raga dak sukma kita. Meskipuan lebih banyak mengisi ke raga kita.

semoga laku2 di atas dapat bermanfaat bagi kita semua, tulisan ini juga sekaligus mengingatkan bagi pembaca untuk mempersiapakan diri sejak ini untuk bekal setelah kematian.

Sabtu, 19 Januari 2019

LAKU MENINGKATKAN KEKUATAN SUKMA

Laku Meningkatkan kekuatan sukma

Sukma adalah salah satu bagian dari manusia yang bersifat gaib atau energi.
Karena dari analisa pengetahuan penulis, manusia memiliki beberapa unsur yaitu jasad atau badan, sukma atau jiwa dan ruh atau nyawa.

Sukma terdiri dari berbagai bagian, bila di pecah pembahasanya akan panjang sekali.
Bagian2 dari sukma memiliki peranan penting bagi manusia itu sendiri, karena juga menjadi keseimbangan baik secara mental maupun fisik.
Sedulur papat yang biasa kita kenal dalam masyarakat jawa atau saudara gaib yaitu kakang kawah, adi ari ari, getih dan pusar merupakan bagian dari sukma.

Ketika semua sedulur gaib itu menyatu dengan pancer atau sukma, maka itu baru di sebut sukma sejati.
Menyatunya sukma dengan sedulur papat biasanya terjadi ketika manusia memgalami kematian,
Namun bagi kalangan spiritualis yang sudah ahli di bidang ini, menyatukan sedulur papat dengan pancer adalah salah satu pelalajaran yang harus di kuasai, meskipun hanya sedikit orang saja yang bisa menguasainya apalagi sampai tingkat kesempurnaan seperti budha gautama, Syehk Siti Jenar, Kanjeng Sunan Kalijaga, Jaka Tingkir dsb.
Kebanyakan dari mereka adalah yang mendalami ilmu spiritual dengan sangat berat dan tekun.

Setelah kematian, sukma akan berperan penting, karena kesadaran setelah mati ada pada sukma. Sehingga banyak sukma manusia yang setelah mati mereka kaget dan bingung karena tidak menyadari aoan hal ini. Laku pendekatam diri kepada Allah / Tuhan / sang hyang widhi atau roh al semesta adalah laku kebatinan tertinggi, bahkan laku pendekatan kepada Tuhan memberikan efek kekuatan pada sukma lebih tinggi dari pada laku lainya.
Laku pendekatan diri kepada Tuhan di ajarkan di setiap agama dan aliran kepercayaan, namun masih banyak penganut Agama yang kurang dalam melakukan kebatinan kepada Tuhan, sehingga laku keagamaan mereka terasa hambar, gambang dan sia sia hanya sebatas di lisan saja, ketenangan yang di dapat juga dari pikiran pikiran mereka saja yang meyakini dan merasa lega karena telah beribadah.

Karena banyak dari mereka yang melakukan ibadah karena sebuah paksaan atau kewajiban, sehingga mereka merasa tenang dan lega ketika setelah melaksanakan kewajiban, bukan tenang karena jiwa mereka menyatukan rasa dengan Tuhan.
Banyak yang terjadi seperti itu, bahkan penulis sendiri yang beragama islam dulunya juga begitu, merasa lega dan tenang karena telah melakukan kewajiban yaitu shalat. Sehingga ketenangan dan rasa lega itu bersifat fisik saja dan biasanya bersifat sementara.
Hal ini bisa anda buktikan ketika anda marah, atau anda merasa cemburu dengan pacar anda, atau anda sendang emosi dengan seseorang, kemudia cobalah untuk shalat atau beribadah, saya jamin perasaan itu masih ada, rasa emosi itu bahkan akan masuk dan muncul ketika anda beribadah, bahkan setalah amda beribadah perasaan emosi, marah dan cemburu akan timbul kembali. Itu adalah di sebabkan karena ibadah kita belum sampai menyatukan rasa kita dengan Tuhan.

Memang setiap manusia tidak mudah menghilangkan sifat negatif itu, namun dengan menyatukan rasa kita dengan Tuhan, itu dapat menetralkan pikiran kita, sehingga mampu berfikir positif, mampu melepaskan hal hal fisik yang menimpa.

Ketenangan yang di dapat dari hasil kebatinan / menyatukan rasa dengan Tuhan dapat masuk sampai ke dalam sukma dan ruh, sehingga sukma menjadi semakin kuat dan ruh menjadi semakin bersih dan suci.

Meski sangat pentingnya merawat sukma atau memguatakan sukma
Namun sayangnya tidak banyak manusia yang menyadari pentingnya peranan sukma ini, karena di rasa kurang begitu berpengaruh.
Masih banyak yang tidak tau bahwa setelah kematian, kesadaran kita akan berada pada sukma ini, dan kekuatan sukma menjadi menentu menjalani kehidupan selanjutnya setelah kematian.

Di pulau jawa, orang orang jawa memiliki kebiasaan dan tradisi untuk merawat sukmanya, sehingga banyak sukma orang2 jawa yang sangat kuat di alam sukma setelah kematian, bahkan melebihi para dewa dan bangsa jin di alam gaib.

Kekuatan sukma manusia saat masih hidup dan setalah mati itu akan berbeda, biasanya setelah mati kekuatan sulmanya akan lebih kuat dari pada sewaktu hidup, itu karena setelah mati sedulur papat menyatu dengan sukma sehingga melipat gandakan kekuatan sukma menjadi berkali kali lipat tergantung kekuatan sedulur papatnya.

Manusia yang jarang memperhatikan sukmanya akan mudah di serang mahluk gaib, mudah terserang energi negatif dan mudah sekali di pengaruhi oleh bangsa gaib. Ibadah saja hanya memiliki sedikit pengaruh terhadap sukma, sehingga banyak orang yang ahli ibadah namun memperlakukan diri seenaknya justru sengsara setelah kematianya.
Kecuali ibadah yang di barengi dengan laku kebatinan, penyatuan atau pendekatan diri kepada Tuhan.

Hal hal yang dapat menurunkan kekuatan sukma biasanya berhubungan dengan kesenangan duniawi atau fisik, seperti makan berlebihan, tidur berlebihan, meluapkan nafsu berlebihan dan sesuatu yang membuat kesenangan tubuh fisik di penuhi.
Seperti menonton regee atau dangut, sambil bergoyang menikmatinya, manari di diskotik, pesta makanan, pesta minumal, berjudi dsb secara tidak sadar hal itu menurunkan kualitas energi spiritual dan menurunkan kekuatan sukma.

Itu kenapa orang yang benar benar mengetahui kebatinan secara otomatis menjauhi hal hal tersebut, bahkan makan yang berlebihan juga tidak di lakukan.
Ada banyak sekali sebenarnya hal yang membuat kekuatan sukma menurun, bahkan hal sederhana seperti maen game juga berpengaruh.

Namun tenang saja, ada juga banyak hal yang secara tidak sadar membuat sukma kita menjadi kuat.
Seperti saat kita bersyukur,  menerima atau legowo, secara otomatis kekuatan sukma akan menambah meskipun sangat sedikit.

Atau saat kita melakukan zikir mengingat Allah, dengan batin kita benar benar di arahkan atau di sambungan dengan Allah, maka hal ini dapat menguatkan sukma secara drastis, seperti yang saja uraikan di ataa tadi "pendekatan diri terhadap Tuhan dan penyatuan rasa dengan Tuhan"
Tersambung dengan Tuhan biasa di lakukan oleh orang orang kejawen, mereka menamakan dengan kebatinan atau ada juga manungaling kawulo ing Gusti (menyatukan rasa dengan Tuhan).

Orang orang jawa melakukan hal itu setiap hari sehingga kegaiban sukma mereka sangat tinggi, bahkan di lakukan dan di praktekkan dalam keseharian mereka.
Orang orang jawa selalu sambat dengan Tuhan, seperti ucapan "Duh Gusti", dal keseharian orang orang kejawen juga meningkatkan rasa syukur mereka kepada Tuhan sehingga dalam kondisi apapun mereka selalu bahagia karena merasa di cukupi oleh Tuhan.
biasanya meski mereka tidak memiliki ilmu gaib atau kesaktian, mereka tetap kesulitan untuk di serang secara gaib.
Terutama jika kekuatan sukma mereka lebih kuat dari gaib yang menyerangnya.

Hal sederhana lainya adalah dengan memperhatikan sukma kita secara langsung yaitu dengan memberikan makan pada sedulur papat kita atau pemomong yang juga hakekatnya bagian dari sukma kita nantinya.
Hal ini biasanya di lakukan oleh orang2 jawa setiap wetonya, dan di sebut nyelameti weton.

Hal sederhana lainya adalah mandi air kembang, mandi air kembang dengan niatan untuk memandikan jasad, sedulur papat, sukma dan ruh juga dapat menguatkan kegaiban sukma dan sedulur papat.jika mandi air kembang namun tidak di niati biasanya akan kurang mengena, biasanya hanya akan menguatkan kekuatan energi spiritual saja.
Orang2 jawa zaman dahulu semasa era majapahit sering melakukanya pada saat bulan purnama.
Campuran kemvang yang palibg bagus visa di pakai kembang 7 rupa atu kembang telon.

Hal lainya yang baru saja saya amati adalah mandi di air sumber juga dapat menguatkan kegaiban sukma,
Sumber dengan energi terbesar yang saya analisa berada di jolotundo dan Di khayangan alas purwo juga termasuk air sumber yang di yakini air suci yang juga mengandung energi yang tinggi.
mandi di air sumber khususnya di jolotundo dapat menguatkan sukma secara drastis, mempositifkan energi dalam tubuh dan menstabilkan energi di tubuh.
Namun untuk tujuan menguatkan sukma sebaiknya mandinya juga di niati, tidak asal mandi. Anda bisa mengunakan niatan mandi jinabat yang sudah pernah saya share mantranya.

Selain itu sebenarnya juga masih banyak lagi laku2 yang khusus menguatkan sukma dan sedulur papat, yang laku praktenya harus di bimbing oleh orang2 yang tingkat kegaiban sukmanya tinggi ataupun sudah ahli di bidangnya.

menguatkan sukma akan sangat berguna setelah kematian kita di alam sukma, dan butuh di kuatan selama kita masih hidup, dan harus di latih sedini mungkin, jangan menunggu tua.

KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Pada dasarnya segala sesuatu yang terjadi didunia ini merupakan kehendak dari Tuhan Sang Pencipta (Allah SWT). Manusia seb...