Tampilkan postingan dengan label Kegaiban Di Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegaiban Di Alam. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Juni 2019

KEGAIBAN SEGITIGA PERMUDA

Segitiga Permuda

Segitiga Bermuda merupakan wilayah di Samudra Atlantik seluas 4 juta km2 yang membentuk garis segitiga antara Bermuda, wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, sebagai titik di sebelah selatan dan Miami, AS sebagai titik di sebelah barat.

Segitiga Bermuda juga terkenal dengan kasus pesawat dan kapal yang hilang. Konon, banyak misteri yang meliputi penyebab sering terjadinya pesawat atau kapal hilang ketika melintasi segitiga bermuda, mulai dari fenomena alam, sampai keterlibatan makluk extraterrestrial (alien).

Menurut beberapa ahli yang melakukan penelitian, salah satu penyebab banyak kapal yang tenggelam adalah karena adanya ombak yang sangat besar mencapai 30 m, yang di pantau melalui satelit.
Dan peristiwa pesawat pesawat yang menghilang belum di ketahui secara pasti, namun ada dugaan kondisi geografis yang kurang mendukung dan gelombang elektromagnetik yang tinggi.

Para peneliti merasa kesulitan mememukan keanehan yang terjadi dalam kasus ini, bahkan penelitian juga sudah melibatkan beberapa ahli spiritual. Namun hasilnya masih kurang memuaskan.

Banyak kecurigaan semua ini ada kaitanya dengan bangsa gaib.
Meski bergitu sudah ratusan paranormal berusaha menembus kegaiban di segitiga permuda namun tidak berhasil, terlihat dalamnya saja tidak.
Mereka semua yang merusaha masuk secara batin belum pernah mampu masuk ke dalamnya, akan melihat dari batas luar saja yang di tutupi dinding energi berwarna kecoklatan merah bata.

Namun di indonesia sudah ada spiritual jawa yang pernah masuk ke dalamnya, yaitu Eyang Resi Mayangkoro yang hidup di daerah kediri pada masa masih adanya Hanoman. Karena beliau adalah gurunya Anoman. Selain itu tidak ada lagi yang memasukinya, bukan karena tidak mampu tapi karena tidak ingin memasuki wilayah yang bukan wilayahnya.
Kalaupun mau, mungkin spiritual sekelas Eyang Prabu Siliwangi dapat memasukinya dengan mudah, atau sekelas Eyang Gajah Mada, Eyang Joko Tingkir, Eyang Sunan Kalijaga dan banyak lagi, karena memang di tanah jawa khususnya, banyak Pelaku spiritual yang kekuatan sukmanya tinggi sekali, bahkan mereka bisa membawa kesaktianya masuk ke alam sukma, sehingga kesaktianya dapat di gunakan di alam sukma.

Sempat saya melihat sebuah tayangan di televisi, yang membahas tentang segitiga permuda ini, yang kemudian membuat saya penasaran untuk menganalisa lebih dalam dan lebih banyak.

Beberapa gaib di tanah jawa juga tidak mengetahui kondisi di SB(segitiga Bermuda),
Bahkan Eyang Samudra yang salah satu penguasa gaib di laut indonesia saja tidak berani banyak cerita dan tidak banyak yang di ketahuinya.

Gaib sekelah Eyang Samudra saja tidak berani bercerita banyak, tentunya SB adalah salah satu tempat yang sangat luar biasa di alam gaib. Itu membuat saya semakin menasaran ingin mengali informasi lebih banyak.

Di dalam kebatinan yang saya tempuh, Ada sosok penjaga di gerbang utama sosoknya sejenis Buto, tinggi besar bertaring. Ada yang menjaga tetap ada yang ronda keliling.

Gerbang gaibnya memang berbentuk segitiga menjulang ke atas tinggi sekali, bentukny Mirip tumpukan bata.
Di sebalah kanan atau gerbang ke 2, ternyata yang menjaga beda lagi, ada sosok naga berbadan bersar, bertanduk dan bersayap, mirip naga naga di filem barat, yang memiliki kaki 4 ukuran tubuhnya pendek dan gendut. Tidak sama dengan naga cina atau naga jawa.
Penjaganya saja kegaibanya sangat tinggi berlevel 4 semua.
Beberapa ternyata ada juga naga yang keliling terbang ke atas dan ke bawah, lalu ke  kanan dan kiri.
Naga yang berkeliling ke kanan dan kekiri atau menyusuri dinding bagian kanan itu sosoknya ternyata mirip naga cina, namun ada sayapnya dan sedikit gemuk.

Di dinding sebelahnya lagi tepatnya di dinding nomer 3 yang saya gambarkan,
Yang menjaga lebih aneh ternyata, yaitu sosok gaib air. Wujudnya tinggi bersar dan berwujud air, hanya memiliki mata, mulut dan tangan. Tidak memiliki kaki, kuping dan tdk memakai pakaian.
Mereka semua berwujud air. Sosoknya lebih tinggi dan lebih besar dari buto di gerbang ke 1. Yang menjaga di gerbang ke tinga ini hanya ada 3 sosok saja, namun kekuatanya sangat tinggi. 3 sosok ini saja sudah hampir meliputi 1 dinding.

Di setiap gerbang dinding itu ada lorong masuk atau pintu masuk.
Penjaga di sana semuanya berbahasa ingris, meski mereka juga bisa bahasa di saerah situ seperti bahasa pedalaman amerika.

Di gerbang pertama, ada banyak sekali mahluk gaib keluar masuk, termasuk gaib2 dari indonesia, yang memiliki ciri pakaian khas jawa. Sedangkan di gerbang ke 2 banyak gaib gaib dari daerah amerika sana sepertinya,
Dan gerbang yang ke tiga jarang sekali ada aktifitas keluar masuk gaib.

Melihat kegaiban dari luar saja sudah luar biasa dan benar benar menakutkan, apalgi kalo sampai masuk.

Mbah Bolong murit Kanjeng Sunan ampel pernah di bawa Jin ifrit terbang, ia di bawa terbang yang katanya mau di bawa ke mekkah menemui gurunya, namun ternyata di bawa ke segitiga permuda ini dan di jatuhkan, Sebelum jatuh ke laut beliau di selamatkan angin tornado yang berputar kuat sekali dan menerbangkanya sampai ke gunung Himalaya. Angin tersebut ternyata di perintah oleh Nabi Khidir as. Sesampainya di gunung Himalaya, beliau di temui Nabi khidir dan di wejang banyak kaweruh.

Beliau di nasehati bahwa yang membawanya adalah Bangsa Jin ifrit salah satu jin dari SB.
Mendengar kisah ini saja seolah olah tempat itu sangat berbahaya dan terlarang.

Merasa kesulitan untuk mengetahui lebih dalam, saya melakukan komunikasi dan mengali informasi dengan sosok .....
Dari informasi yang saya dapat, ternyata SB itu ada 7 lapis dinding pagar gaib, setiap dindingnya di jaga oleh penjaga yang sangat kuat.
Di dalamnya ada 3 kerajaan yang megah sekali, ketinganya saling bersekutu. Di dalamnya juga banyak sekali kehidupan bangsa gaib mulai dari dasar laut sampai di permukaan laut dan di udara.
3 kerajaan itu memiliki raja masing masing, 1  king Dragon, biasa di sebut begitu oleh gaib gaib di sana, yang ke dua adalah Raja Air, wujudnya air mirip manusia dan bermahkota, yang ketiga sosok raksasa, mirip buto namun bermahkota. Kesaktian mereka lebih tinggi di banding buto buto pada umumnya.

Raja Naga memiliki watak yang baik sebenarnya tidak menggangu jika tidak terganggu, beliau juga bijak mudah di ajak komunikasi.

Raja Air ini memiliki watak yang jahat, suka menyuruh anak buahnya membunuh siapa saja manusia yang memasuki wilayahnya, beliau tidak suka wilayahnya berisik dan di lewati manusia.
Di dalam kerajaanya juga banyak sukma sukma manusia yang di tawan di jadikan budak.

Raja Raksasa memiliki watak mirib dengan raksasa pada umunya, mudah emosi, pemarah, sombong dsb.
Banyak jin jin ifrit yang menjadi anak buahnya, bahkan bangsa iblis pun banyak yang mengikutinya. Gaib gaib dari indonesia juga banyak yang menjadi pengikutnya.

Jadi beberapa kesimpulan yang saya dapatkan adalah memang benar adanya keterlibatan mahluk gaibengenai tragedi kecelakaan udara dan laut.
Ombak yang besar bisa juga di picu oleh mahlul gaib bangsa air ini.
Dan perlu di ketahui karena di tempat itu memiliki kekuatan yang besar sehingga dapat merusak barang barang elektromaknetik, seperti hp, radio dsb. Tentunya juga dapat mematikan mesin sebuah pesawat terbang sekaligus. Yang akhirnya membuat jatuh. Atau mesin pesawatnya menjadi eror karena pengaruh energi yang sangat besar dan bersifat kurang baik.

Jumat, 31 Mei 2019

KEGAIBAN GUNUNG LAWU


Kegaiban Gunung Lawu

Gunung lawu merupakan gunung yang berada di jawa timur yang ada di daerah pacitan. Gunung yng satu ini sangat kental sekali dengan cerita mistisnya, juga sangat terkenal di kalangan masyarakat indonesia, terutama tentang sejarahnya yang konon masih ada sangkut pautnya dengan majapahit.

Tak banyak orang bisa mengali informasi dari kisah sejarahnya apaalgi tentang kegaibanya. Rata2 berita dan cerita yang beredar berasal dari kisah dan cerita masa lalu. Oleh karena itu tak banyak yang mampu  mengelupas kegaiban gunung lawu dari lereng sampai ke pucuk gunung.

Hanya ada beberapa orang saja yang tingkat spiritualnya matang, dan pernah melakukan interaksi gaib ke gunung lawu yang benar2 paham kegaiban di sana.
Sampai saat ini ternyata juga masih ada orang seperti ini yang benar2 matang tingkat spiritualnya. Meskipun bisa di hitung jari.

Di gunung lawu juga banyak cerita dan kejadian hilangnya pendaki, sebagian di kait kaitkan karena ada sangkut pautnya dengan mahluk gaib di sana.
Sebelum mendaki biasanya ada keterangan tentang larangan larangan ketika masuk ke gunung lawu.

Beberapa larangan di gunung lawu

Pendaki dilarang :
1. Membuat atau melewati jalur terobosan;
2. Memisahkan diri dari rombongan;
3. Menggunakan obor untuk penerangan;
4. Meninggalkan api unggun yang masih menyala;
5. Memotong, merusak dan menempeli pepohonan, berburu satwa liar yang hidup di hutan;
6. Merusak, merubah dan memindahkan rambu-rambu yang ada;
7. Membuat tanda-tanda petunjuk liar, dilarang membawa spidol, cat, dan pilok;
8. Corat-coret di semua tempat pada kawasan gunung lawu;
9. Membuat kotor kawasan gunung lawu, melanggar pantangan-pantangan setempat, seperti memakai pakaian berwarna hijau pupus bercorak gadung melati, poleng, benang telon dan mrutu sewu;
10. Mengeluh jika menghadapi kesulitan;
11. Berkata kotor, jorok dan tidak senonoh;
12. Melamun dan berpikiran kosong;
13. Berlagak sombong, sok, dan congkak melakukan hal-hal tidak senonoh;
14. Mengganggu makhluk lain;
15. Merusak tempat-tempat yang dianggap kramat.

Selain itu ada juga larangan secara mistis yaitu tidak boleh berpakaian hijau, tidak boleh kencing sembarangan, tidak boleh melakukan uji coba atau mengetes ilmu atau menantang gaib di sana.

Sebenarnya saya pribadi belum pernah melakukan perjalanan ke puncak gunung lawu, hanya dulu pernah ke lereng gunung lawu saja selama seminggu, jadi kondisi di atas sana secara fisik saya kurang tau,
Namun saya hanya akan membahas analisa saya tentang kegaiban di sana, terutama penguasa dan kesaktianya.

Banyaknya mahluk gaib di gunung lawu dan tenangnya suasana alam di sana, membuat banyak tokoh spiritual datang kesana sekedar untuk meditasi maupun bertirakat untuk mencari kesaktian, ketenangan, kebatinan dsb.
Juga tidak lepas dari kisah Prabu Brawijaya yang pernah bertirakat di sana, sehingga membuat gunung lawu semakin di minati oleh spiritualitas.

Di lereng gunung lawu ada beberapa tempat sakral salah satunya adalah tempat semedinya eyang bancolono,
Di tempat itu di huni dua sosok penjaga tinggi besar dan gagah perpakaian prajurit kesatria Kekuatanya level 2, namun sudah di takuti oleh gaib di sekitar sana.

Eyang bancolono juga salah satu penguasa di daerah gunung lawu, namun kekuasaanya masih di bawah kekuasaan eyang Jalak.

Kyai Jalak adalah sosok gaib berpakain jawa, seperti orang tua yang berumur 50 tahunan,
Kesaktianya level 3. Beliau adalah penguasa di lereng gunung lawu, kekuasaanya hampir meliputi seluruh gunung lawu.
Beliau adalah sosok yang baik, dan sering mendatangi dan membatu orng yang bertirakat di sana,  juga sering menampakkan diri pada orang yang bertirakat di sana untuk memberikan petunjuk.
Kyai jalak ini masih berhubungan dengan Keraton Mataram, yang saat ini menjadi keraton Jogja dan Surakarta.
Sama halnya denga Eyang Sapu Jagad penguasa Gunung Merapi, Kanjeng Ibu Ratu Kidul dan Juga Eyang Krama Penguasa di Gunung merbabu.

Di bagian tengah Gunung Lawu penguasanya adalah sosok laki laki tinggi besar bertelanjang dada, berkepala botak, bercelana hitam. Kulitnya sawo matang. Kupingnya sedikit lancip. tingginya hampir 3 meter kira2.
Kesaktianya level 4 sangat tingi, bahkan lebih tinggi dari Eyang Jalak.
Namanya tidak ingin di sebutkan, namun sering biasa di sebut Gatot Kaca, oleh penghuni gaib di sana.
Memang sosoknya hampir mirip dengan tokoh pewayangan gatot kaca.

Ia menguasai bagian tengah gunung lawu,
Watak karakternya baik, tidak ingin di ganggu dan tidak mau mengangu, kesatria, pemberani dan pantang mundur.

Meski di bagian tengah gunung lawu banyak gaib gaib negatif dan gaib yang jail, namun itu semua bukan hak gatot kaca untuk melarangnya.
Meski ada gaib yang jail kepada manusia, Sosok Gatot Kaca ini tidak ikut campur, selama tidak mengusik dan mengangu wilayah kekuasaanya.

Di bagian Atas atau puncak Gunung Lawu ada 3 Penguasa Besar.
Yang pertama ada Sosok Gaib berbentuk seperti burung garuda, dengan ekor yang panjang, gagah dan sangat sakti, kesaktianya pilih tanding untuk di daerah indonesia, bahkan di pulau lain selain jawa tidak ada gaib yang menandinginya. Kesaktianya level 4, kelas atas.
Sosok ini pernah menjadi khodam Raden Gajah Mada, sewaktu melakukan sumpahnya. Juga menjadi khodam prabu Brawijaya.
Sosok ini Sering Di sebut Eyang Garuda Yaksa. Beliau memiliki banyak sekli pasukan yang juga bersosok burung. Kesaktianya juga tinggi tinggi.
Bahkan kesaktian panglima perangnya lebih sakti dari pada sosok Gatot kaca.

Sosok kedua Di Sebut Kuda Sembrani, beliau adalah rajanya Kuda sembrani, sosoknya mirip kuda putih, bersayap dan memiliki satu tanduk di kepalanya.
Kesaktianya sangat tinggi hampir setara dengan Eyang Garuda Yaksa, namun masih di bawah Beliau.

Eyang Garuda Yaksa dan Raja Kuda Sembrani ini jarang sekali muncul dan menampakkan diri pada manusia, bahkan pada pelaku spiritual yang bertirakat di sana sekalipun. Karena dimensi mereka sangat tinggi dan halus, keberadaan mereka pun belum tentu bisa di rasakan oleh manusia, bahkan yang sudah terlatih sekalipun, karena harus di rasakan Dengan Rasa sukma baru akan terasa.

Kedua sosok itu memiliki karakter yang baik, yang tidak suka mengangu selama tidak di usik. Bahkan kedua sosok ini sangat di hormati oleh sosok penguasa gaib lainya.
Karena juga menjadi salah satu gaib yang pilih tanding di tanah jawa ini,
Sampai saat ini hanya ada beberapa tokoh spiritual saja yang benar benar mengetahui sosok mereka, apalagi berinteraksi dengan mereka.

Sosok Ketiga Adalah Eyang Sunan Gunung Lawu, beliau memakai jubah hijau, berpakaian putih, bersrokban hijau, sosoknya agak kurus mirib Sunan Bonang. Membawa tasbih dan biasanya juga tongkat.
Beliau berkuasa di wilayahnya, beliau berada di sebuah kerajaan megah di puncak Gunung lawu, di dalam kerajaanya lengkap dengan masjid dan tempat2 indah lainya.

Eyang Gunung Lawu bila di pangil dan berada dekat dengan manusia, akan terasa dingin sosoknya, mirip dengan angin dingin.
Kesaktian beliau juga tinggi level 4, beliau sangan terkenal di dan di hormati oleh para gain di lawu, termasuk di hormati oleh eyang Garuda dan Raja Sembrani.

KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Pada dasarnya segala sesuatu yang terjadi didunia ini merupakan kehendak dari Tuhan Sang Pencipta (Allah SWT). Manusia seb...